PT EMS Technology Memperkenalkan SANWOOD untuk Pengujian Electromagnetic

Baliva.id - Perangkat listrik dan elektronik kini memegang peranan penting dalam berbagai sektor industri, mulai dari proses manufaktur, sistem komunikasi, kendaraan, penyimpanan energi, hingga beragam mesin produksi. Seiring meningkatnya kompleksitas teknologi, perusahaan perlu memastikan setiap perangkat tetap beroperasi secara stabil meskipun menghadapi gangguan elektromagnetik maupun perubahan kondisi lingkungan.



Salah satu aspek yang tidak boleh diabaikan adalah pengujian electromagnetic atau electromagnetic compatibility (EMC). Menurut International Electrotechnical Commission (IEC), EMC bertujuan mengendalikan interferensi elektromagnetik sehingga berbagai perangkat elektronik dapat berfungsi secara aman, andal, dan tidak saling mengganggu. Pengujian ini umumnya mencakup evaluasi terhadap emisi elektromagnetik yang dihasilkan perangkat serta kemampuan produk dalam menghadapi gangguan elektromagnetik dari lingkungan sekitarnya.

Namun demikian, performa perangkat elektronik tidak hanya dipengaruhi oleh faktor elektromagnetik. Suhu tinggi maupun rendah, tingkat kelembapan, perubahan temperatur, debu, tekanan udara, serta berbagai kondisi lingkungan lainnya juga dapat memengaruhi karakteristik material maupun komponen elektronik.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, PT EMS Technology menghadirkan SANWOOD, produsen environmental test chamber yang menyediakan beragam sistem simulasi lingkungan. Solusi dari SANWOOD dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari proses evaluasi keandalan produk secara menyeluruh, termasuk untuk perangkat yang juga memerlukan pengujian electromagnetic.

PT EMS Technology menghadirkan dukungan aplikasi serta kompetensi teknis yang komprehensif guna membantu pelanggan memperoleh proses pengujian yang akurat, hasil pengukuran yang andal, dan implementasi teknologi yang efektif pada berbagai sektor industri.

Memahami Pengujian Electromagnetic

Pengujian electromagnetic bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana sebuah perangkat menghasilkan sekaligus merespons energi elektromagnetik. Hampir seluruh perangkat listrik memiliki potensi menghasilkan medan atau gangguan elektromagnetik, baik melalui kabel, rangkaian elektronik, motor, power supply, sistem komunikasi, maupun proses switching.

Gangguan tersebut dapat memengaruhi kinerja perangkat lain yang berada di sekitarnya. Sebaliknya, perangkat yang sedang diuji juga dapat mengalami penurunan performa apabila menerima interferensi dari sumber eksternal.

Secara umum, pengujian EMC terdiri atas dua kategori utama. Yang pertama adalah emission test, yaitu pengujian untuk mengukur tingkat gangguan elektromagnetik yang dipancarkan oleh suatu perangkat. Yang kedua adalah immunity test, yang bertujuan mengetahui kemampuan perangkat mempertahankan fungsi normalnya saat terkena gangguan elektromagnetik tertentu.

IEC telah menerbitkan berbagai standar EMC, termasuk seri IEC 61000 yang membahas persyaratan, metode pengujian, teknik pengukuran, hingga aspek ketidakpastian hasil pengukuran. Pemilihan standar harus disesuaikan dengan jenis produk, lingkungan operasional, metode pengujian, serta regulasi industri yang berlaku.

Keberhasilan pengujian electromagnetic tidak hanya bergantung pada instrumen ukur. Faktor lain seperti kondisi benda uji, konfigurasi kabel, mode operasi, beban kerja, temperatur, kelembapan, hingga stabilitas komponen juga perlu dikendalikan agar hasil evaluasi benar-benar merepresentasikan performa produk.

Peran Kondisi Lingkungan

Karakteristik komponen elektronik dapat berubah ketika berada pada kondisi temperatur dan kelembapan tertentu. Resistansi, kestabilan sensor, performa baterai, kemampuan isolasi, kekuatan sambungan, hingga respons sistem kendali dapat mengalami perubahan akibat pengaruh lingkungan.

Sebagai contoh, temperatur yang tinggi dapat meningkatkan tekanan pada material maupun komponen tertentu. Di sisi lain, kelembapan berpotensi menyebabkan kondensasi atau menurunkan kualitas isolasi apabila sistem perlindungan tidak dirancang secara memadai. Perubahan suhu yang berlangsung cepat juga dapat menyebabkan material mengalami siklus pemuaian dan penyusutan secara berulang.

Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi hasil pengujian perangkat elektronik, termasuk ketika perangkat sedang menjalani evaluasi electromagnetic compatibility. Oleh karena itu, banyak perusahaan melakukan pengujian tidak hanya pada kondisi ruangan normal, tetapi juga setelah produk mengalami simulasi lingkungan tertentu.

Environmental chamber memungkinkan perusahaan menciptakan kondisi pengujian yang terkontrol. Temperatur, kelembapan, tekanan udara, maupun parameter lingkungan lainnya dapat diprogram sesuai metode pengujian sehingga performa kelistrikan dan elektronik produk dapat dievaluasi secara lebih konsisten.

Mengenal Solusi SANWOOD

SANWOOD merupakan produsen environmental test chamber yang mengembangkan berbagai solusi simulasi lingkungan untuk mendukung penelitian, pengembangan produk, inspeksi kualitas, hingga pengujian keandalan.

Berdasarkan informasi resminya, SANWOOD telah mengembangkan environmental testing chamber sejak tahun 1995. Portofolio produknya meliputi temperature and humidity chamber, thermal shock chamber, altitude chamber, walk-in chamber, battery test chamber, dust chamber, rain chamber, salt spray chamber, hingga sistem environmental stress screening.

Berbagai perangkat SANWOOD telah digunakan di banyak sektor industri seperti elektronik, kelistrikan, otomotif, kendaraan listrik, penyimpanan energi, semikonduktor, panel surya, industri penerbangan, serta berbagai aplikasi industri lainnya. Sistem tersebut dirancang untuk mensimulasikan kondisi suhu tinggi, suhu rendah, kelembapan, perubahan temperatur, tekanan udara, debu, getaran, hingga proses pelapukan material.

Dalam proses pengujian electromagnetic, SANWOOD bukan merupakan instrumen yang digunakan untuk mengukur emisi ataupun menghasilkan gangguan elektromagnetik. Perannya adalah menyediakan kondisi lingkungan yang stabil dan terkontrol bagi benda uji sebelum maupun sesudah menjalani evaluasi EMC.

Melalui kombinasi antara environmental test dan pengujian EMC, perusahaan dapat memperoleh pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai kestabilan performa perangkat setelah mengalami berbagai tekanan lingkungan.

Jenis Chamber yang Relevan

Pemilihan environmental chamber harus disesuaikan dengan karakteristik produk dan metode pengujian yang digunakan. Tidak semua perangkat elektronik memerlukan jenis chamber yang sama.

Temperature and humidity chamber digunakan untuk mengontrol temperatur serta kelembapan selama proses pengujian. Sistem ini cocok untuk mengevaluasi circuit board, sensor, konektor, power supply, perangkat komunikasi, panel kontrol, dan berbagai komponen elektronik lainnya.

Thermal shock chamber dirancang untuk menghasilkan perpindahan cepat antara suhu tinggi dan suhu rendah sehingga membantu mengidentifikasi potensi kelemahan pada solder joint, lapisan pelindung, sambungan, enclosure, maupun material dengan karakteristik pemuaian yang berbeda.

Rapid temperature change chamber digunakan untuk menghasilkan perubahan temperatur dengan laju tertentu dan sering dimanfaatkan dalam proses environmental stress screening guna menemukan potensi kelemahan produk sebelum dipasarkan secara luas.

Altitude test chamber mengombinasikan simulasi temperatur dengan tekanan udara rendah sehingga sesuai untuk perangkat transportasi, penerbangan, komunikasi, maupun produk yang akan digunakan pada wilayah dengan perbedaan ketinggian.

Sementara itu, walk-in environmental chamber menyediakan ruang pengujian yang lebih luas sehingga dapat digunakan untuk panel elektronik berukuran besar, rak perangkat, sistem baterai, maupun beberapa benda uji sekaligus.

Selain itu, SANWOOD juga menyediakan berbagai chamber untuk pengujian debu, hujan, korosi, paparan ultraviolet, serta pengujian baterai sehingga perusahaan dapat menyusun rangkaian reliability test sesuai karakteristik risiko lingkungan yang dihadapi produknya.

Aplikasi pada Perangkat Elektronik

Pengujian lingkungan dan electromagnetic dapat diterapkan secara berurutan atau dikembangkan sebagai bagian dari rencana validasi produk. Metode yang digunakan bergantung pada standar, tujuan pengujian, tingkat risiko, dan karakteristik perangkat.

Pada perangkat elektronik industri, environmental chamber dapat digunakan untuk mengevaluasi programmable logic controller, sensor, relay, inverter, power supply, sistem monitoring, serta modul komunikasi. Setelah melalui siklus lingkungan, fungsi perangkat dapat diperiksa kembali untuk melihat apakah terdapat perubahan performa.

Dalam industri otomotif, pengujian dapat dilakukan pada electronic control unit, sensor kendaraan, sistem infotainment, lampu, konektor, charger, baterai, serta komponen kendaraan listrik. Produk otomotif perlu mempertahankan fungsi meskipun menghadapi panas, kelembapan, getaran, dan gangguan listrik selama penggunaan.

Pada sektor energi, evaluasi dapat mencakup baterai, sistem penyimpanan energi, power converter, protection relay, dan perangkat pemantauan. SANWOOD memiliki lini battery test chamber yang dirancang untuk menyimulasikan kondisi temperatur dan lingkungan pada sel, modul, maupun paket baterai.

Sementara itu, perangkat telekomunikasi dan jaringan dapat diuji untuk mengetahui kestabilan fungsi ketika menghadapi perubahan suhu atau kelembapan. Parameter seperti kualitas sinyal, konsumsi daya, komunikasi data, dan respons sistem dapat dipantau sesuai prosedur pengujian.

Kompetensi Teknis Pengujian

Memiliki environmental chamber belum tentu langsung menghasilkan pengujian yang akurat. Pengguna perlu memahami karakteristik benda uji, kapasitas chamber, distribusi udara, penempatan sensor, panas yang dihasilkan produk, jalur kabel, dan waktu stabilisasi.

Benda uji yang memenuhi sebagian besar ruang chamber dapat menghambat sirkulasi udara. Perangkat elektronik yang aktif selama pengujian juga dapat menghasilkan panas sehingga memengaruhi kemampuan chamber mempertahankan kondisi yang diprogram.

Apabila perangkat perlu dihubungkan dengan alat ukur di luar chamber, pengguna harus mempertimbangkan access port dan penataan kabel. Jalur tersebut perlu dirancang agar tidak menimbulkan kebocoran temperatur maupun mengganggu konfigurasi pengukuran.

Beberapa aspek yang perlu ditentukan sebelum pengujian antara lain:

  • dimensi dan berat benda uji;

  • rentang temperatur serta kelembapan;

  • kondisi perangkat aktif atau tidak aktif;

  • kebutuhan suplai daya selama pengujian;

  • jumlah dan posisi sensor pemantauan;

  • durasi paparan serta jumlah siklus;

  • kecepatan perubahan temperatur;

  • parameter listrik yang akan diukur;

  • prosedur keselamatan benda uji;

  • standar atau metode internal yang digunakan.

Pada pengujian electromagnetic, konfigurasi kabel, mode operasi perangkat, grounding, beban, serta posisi benda uji juga dapat memengaruhi hasil. Karena itu, environmental test dan EMC test perlu dirancang dengan prosedur yang terdokumentasi agar hasilnya dapat dibandingkan.

Dukungan PT EMS Technology

PT EMS Technology menghadirkan solusi testing and measurement untuk berbagai kebutuhan industri, termasuk dukungan aplikasi dan kompetensi teknis. Perusahaan menekankan dukungan terhadap pengujian yang akurat, pengukuran yang andal, dan penerapan teknologi yang efektif.

Dalam penyediaan SANWOOD, proses dapat dimulai dengan mengidentifikasi kebutuhan pengguna. Tim perlu memahami jenis produk, dimensi benda uji, kondisi yang ingin disimulasikan, kapasitas pengujian, metode pemantauan, serta rencana pemakaian perangkat.

Pendekatan berbasis aplikasi membantu perusahaan menghindari pemilihan chamber hanya berdasarkan ukuran atau rentang temperatur. Chamber yang memiliki spesifikasi tinggi belum tentu menjadi pilihan paling tepat apabila tidak sesuai dengan beban benda uji dan skenario pengujian.

PT EMS Technology dapat membantu memberikan penjelasan produk, pertimbangan konfigurasi, dan informasi aplikasi sesuai ruang lingkup dukungan yang tersedia. Apabila suatu kebutuhan memerlukan dukungan atau fasilitas khusus dari principal, koordinasi dapat dilakukan berdasarkan jenis aplikasi dan ketersediaannya.

Dengan demikian, PT EMS Technology tidak hanya memperkenalkan produk SANWOOD, tetapi juga membantu perusahaan memahami bagaimana environmental chamber ditempatkan dalam keseluruhan proses evaluasi perangkat elektronik.

Memilih SANWOOD yang Tepat

Sebelum menentukan model SANWOOD, perusahaan perlu menyusun kebutuhan teknis secara terperinci. Langkah pertama adalah mengidentifikasi kondisi lingkungan yang akan disimulasikan.

Apabila pengujian hanya membutuhkan temperatur dan kelembapan, temperature humidity chamber dapat menjadi pilihan awal. Apabila produk perlu menghadapi perubahan suhu ekstrem secara cepat, thermal shock chamber lebih relevan. Untuk benda uji berukuran besar, walk-in chamber dapat dipertimbangkan.

Perusahaan juga perlu menghitung panas yang dihasilkan benda uji. Perangkat aktif seperti inverter, power supply, baterai, dan sistem kontrol dapat menghasilkan thermal load yang cukup besar. Informasi tersebut penting untuk menentukan kemampuan pendinginan chamber.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah jumlah benda uji, sistem pemrograman, pencatatan data, kebutuhan access port, fitur keselamatan, serta rencana pengembangan pengujian pada masa mendatang.

Konsultasi teknis sebelum pengadaan membantu perusahaan memperoleh sistem yang lebih sesuai, sekaligus mengurangi risiko perubahan konfigurasi setelah perangkat mulai digunakan.

Pengujian yang Lebih Menyeluruh

Produk elektronik harus mampu bekerja secara stabil ketika menghadapi kondisi elektromagnetik dan lingkungan yang nyata. Karena itu, evaluasi produk sebaiknya tidak hanya melihat satu jenis tekanan.

Pengujian electromagnetic membantu mengetahui tingkat emisi dan ketahanan perangkat terhadap interferensi. Sementara itu, environmental test membantu mengevaluasi respons produk terhadap suhu, kelembapan, tekanan, thermal shock, debu, dan kondisi lainnya.

SANWOOD menyediakan environmental test chamber yang dapat mendukung rangkaian evaluasi tersebut. Dengan pengkondisian benda uji yang terkendali, perusahaan dapat memperoleh gambaran lebih luas mengenai stabilitas dan keandalan produknya.

PT EMS Technology memperkenalkan SANWOOD kepada perusahaan di Indonesia dengan dukungan keahlian aplikasi dan kompetensi teknis. Pendekatan ini membantu pengguna memilih chamber berdasarkan kebutuhan pengujian, karakteristik produk, serta tujuan implementasinya.

Konsultasikan kebutuhan pengujian produk elektronik bersama PT EMS Technology untuk memperoleh rekomendasi solusi SANWOOD yang relevan dengan aplikasi industri Anda.

Pertanyaan Umum

Apakah SANWOOD digunakan untuk mengukur gangguan electromagnetic?

SANWOOD bukan instrumen utama untuk mengukur emisi atau menghasilkan gangguan electromagnetic. SANWOOD menyediakan environmental chamber untuk mengondisikan benda uji berdasarkan temperatur, kelembapan, tekanan, atau kondisi lingkungan lainnya.

Apa hubungan environmental test dengan pengujian EMC?

Kondisi lingkungan dapat mempengaruhi karakteristik material dan komponen elektronik. Environmental test dapat dilakukan sebelum atau sebagai bagian dari rangkaian evaluasi untuk mengetahui kestabilan perangkat yang juga menjalani pengujian EMC.

Bagaimana memilih environmental chamber SANWOOD?

Pemilihan perlu mempertimbangkan ukuran dan jumlah benda uji, rentang temperatur, kelembapan, laju perubahan suhu, thermal load, kebutuhan akses kabel, durasi siklus, fitur keselamatan, dan metode pengujian yang digunakan.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama